
Savage Bratva King
oleh Vivy Skys · diterjemahkan oleh Putri
Penulis asli: Vivy Skys
Cari Cerita SerupaCulik sang putri. Hancurkan dia. Kirim dia pulang dalam keadaan porak-poranda. Itulah tugasnya. Sampai Gianna Sedric menjadi obsesiku.
Dia adalah bangsawan mafia Italia—putri dari musuh bebuyutanku. Telah dijodohkan dengan keluarga mafia Irlandia dalam sebuah penyatuan yang dirancang untuk menghancurkan Bratva-ku. Tapi mereka lengah menjaga bidak kecil mereka yang cantik itu. Karena aku telah merebutnya.
Kini dia berada di ruang bawah tanahku, terlepas dari sutra dan kebohongannya, terikat pada takdirku—dan dia membenciku. Sampai dia mengerang menyebut namaku.
Seharusnya dia menjerit. Dia malah menggeram.
Aku seharusnya menghancurkannya. Namun, justru dia yang membuatku berdarah.
Tubuhnya menyandang tanda-tandaku. Gigitanku. Namaku di lidahnya.
Lalu musuhku merebutnya kembali. Dan saat itulah aku berhenti bermain sebagai raja. Kini aku menjadi monster biadab yang terkutuk.
Karena dia bukan lagi bidak. Dia milikku. Ratuku.
Akan kubakar aliansi mereka hingga menjadi abu. Kususun tulang-belulang mereka seperti piala. Persetan, akan kubuat dunia berlutut—hanya demi melihatnya tersenyum lagi.
Gianna Aku sedang berada di pesawat dalam perjalanan pulang untuk menikah dengan pewaris mafia Irlandia—perjodohan strategis untuk mengakhiri perang berdarah. Lalu aku terbangun di ruang bawah tanahnya. Monster Bratva yang biadab itu.
Bertato. Mematikan. Berpakaian penuh dosa dan seringai. Dia berkata, “Menangkan permainanku, dan kebebasanmu menjadi milikmu. Kalah, dan aku mendapatkan ciuman.”
Aku kalah. Yang lebih buruk? Satu ciuman berubah menjadi malam-malam yang tak bisa kulupakan.
Karena sang monster? Dia bukan hanya kejam—dia juga hancur. Dia menyelamatkan mereka yang tersesat dan melindungi mereka dengan kepalan tangan yang sama yang digunakannya untuk menghancurkan para raja.
Dan entah di suatu tempat dalam kegelapan... aku menjadi mereka yang tersesat kesayangannya. Namun keluargaku mencabikku darinya sebelum aku sempat mengatakan kebenaran kepadanya.
Kini, pria yang sejak kecil diajarkan untuk kutakuti mungkin satu-satunya orang yang bisa menyelamatkanku. Karena... aku hamil. Mengandung anaknya. Dan hatiku? Miliknya.















